Dosen Itu (Rata2) Baik

ngajarKalau dulu ditanya siapa yang paling saya takuti (setelah tuhan) saya akan jawab dosen.  Saking takutnya sama dosen saya jarang datang ke prodi. Kalaupun perlu ke sana saya akan datang dengan mengendap-endap, melirik kanan kiri menghindari dosen.

Alasannya saya takut dimarahi oleh dosen. Saya punya banyak dosa terhadap dosen. Dosanya ini sebenarnya seperti lingkaran setan. Start up-nya adalah saya stres dengan kuliah. Karena stres saya meninggalkan kewajiban tertentu dari perkuliahan. Karena kewajiban tersebut saya tinggalkan saya takut dimarahi dosen. Karena takut dimarahi dosen saya menghindari dosen tersebut. Karena saya menghindari dosen tersebut perkuliahan saya terganggu. Dan akhirnya bertambah lah stres saya. Sehingga semakin lama saya menunda menyelesaikannya semakin menjadi-jadi stres tersebut. Read more »

Belajar Dari Tikus

who-moved-my-cheeseAda satu cerita yang paling saya ingat dari training Siaware yang lalu. Cerita ini katanya diambil dari buku who moved my cheese. Saya sendiri belum baca buku tersebut. Cuman ceritanya cukup berharga untuk dibagikan kembali.

Ceritanya kira-kira begini, ada sebuah keju yang diletakkan di lubang terakhir antara tiga lubang. Bagaimana kira-kira cara tikus untuk mengambil keju tersebut? Pada hari pertama, ia akan memasuki lubang tersebut satu per satu. Ketika ia tidak menemukan keju di lubang pertama ia akan mencoba lubang kedua. Begitu terus sampai ia menemukan kejunya. Sampai akhirnya ia menemukan di lubang ketiga. Read more »

Menulis Semudah Bercerita

menulisBeberapa hari yang lalu saya bertemu dengan seorang sahabat lama ketika menjaga stand UNIK (Unit Jurnalistik) Salman. Ia mengeluh karena sulit sekali menulis. Baru satu kalimat ia tulis ia merasa bukan itu yang ingin ditulis. Karena itu, ia delet kembali apa yang sudah ia tulis. Permasalahan ini seringkali dihadapi oleh orang yang baru menulis. Read more »